Jika Anda memiliki usaha yang ingin dicatat dari segi laporan keuangan dan persedian, untuk persediaan memiliki 2 metode yaitu Average ( Rata-rata ) dan FIFO ( Firsh In Firsh Out ), apakah Anda sudah tahu perbedaan tipe persediaan antara FIFO dan Average?

Perlu Anda ketahui bahwa FIFO dan Avarage digunakan untuk menentukan metode dan cara pencatatan yang menjadi sarana pengelolaan persediaan dan masalah keuangan perusahaan yang berkaitan dengan persediaan barang yang dihasilkan seperti bahan baku, bahan setengah jadi atau bahan jadi.

kelebihan dan kekurangan Metode persediaan FIFO dan AVERAGE

Jika Anda ingin menentukan cost atas stok persediaan terdapat 2 metode yang sering digunakan perusahaan :

  1. Metode FIFO (first in first out – FIFO)
  2. Metode Rata-rata (average)

Berikut kelebihan dan kekurangan Metode persediaan FIFO dan AVERAGE :

FIFO

Kelebihan :

  1. Menghasilkan harga pokok penjualan yang rendah
  2. Menghasilkan laba kotor yang tinggi
  3. Menghasilkan persediaan akhir yang tinggi
  4. Selama periode inflasi atau kenaikan harga, penggunaan FIFO akan mengakibatkan hal ini, tapi dalam kondisi ekonomi turun, terjadi kebalikannya
  5. Nilai persediaan disajikan secara relevan di Laporan Posisi Keuangan

Kekurangan :

  1. Pajak yang dihasilkan lebih besar,
  2. Laba yang dihasilkan kurang akurat

AVERAGE

Kelebihan:

  1. Keuntungan dan kelebihan metode rata-rata berada diantar metode FIFO dan LIFO
  2. Setiap terjadinya perubahan jumlah persediaan barang, baik karena pembelian maupun karena adanya penjualan yang dilakukan

Kekurangan:

Keuntungan dan kelebihan metode rata-rata berada diantar metode FIFO

Untuk mencatat pembukuan dan metode persedian, Anda dapat menggunakan Accurate accounting software yang sudah menjadi sistem pencatatan akuntansi persediaan sistem perpetual dengan 2 metode yaitu First In Firsh Out ( FIFO ) dan AVERAGE ( rata-rata ). berikut ini fitur Accurate software klik disini